Masyarakat Ingin Program PKH Terus Berjalan

Bogor, (19 April 2018) – Dalam rangka program pengentasan kemiskinan, sejak bulan Juli 2007 pemerintah melalui Kementerian Sosial membuat Program Keluarga Harapan (PKH).
 
Hingga April 2018 tercatat sebanyak 10.085.717 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan banyaknya jumlah KPM di tahun 2018 ini tentunya diharapkan bantuan PKH dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.
 

Memutuskan Berhenti Dari PKH, Siti Merasa Lebih Mandiri

Kebumen, 21 April 2018 - Keputusan Siti Mulidah (31 th) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mengundurkan diri dari kepesertaan merupakan cambuk bagi peserta lain untuk segera mengikuti jejaknya.

"Saya sekarang berani dan sadar bahwa saya yakin bisa hidup mandiri dari bimbingan pendamping PKH, untuk bisa mandiri itu lebih baik dibandingkan masih menerima PKH," ungkap Siti yang telah menerima bantuan PKH sejak tahun 2014.

Secercah Harapan Sang Penarik Becak

Bogor (19 April 2018) - Keadaan pasar Bogor di pagi hari penuh sesak berbagai orang yang menyambangi pasar dengan tujuannya masing-masing. Tidak terkecuali Royani (73) yang bekerja sebagai Tukang Becak. Ia tampak sedang menunggu pelanggan untuk membantu mengantar mereka ke tempat tujuannya. Ketika ditanya mengenai program pemerintah ia menyebutkan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Indonesia Sehat (PIS). “Ini ada kartunya. Kalau kartu yang ungu (PIP) untuk cucu saya dan BPJS juga ada.

Tinjauan

Wisuda KPM Kebumen

Keterangan Foto: 

Bertepatan dengan Hari Kartini 21 April 2018, para Kartini di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah yang telah berhasil keluar dari garis kemiskinan diwisuda. Sebanyak 73 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) diwisuda oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kebumen dr.A. Dwi Budi Satrio,M.Kes. Semua adalah hasil kerja keras pendamping yang selalu memberikan bimbingan kepada mereka. Selamat kepada wisudawan, semoga semakin sejahtera. Selamat juga kepada SDM PKH yang gigih membantu mereka.

Penulis Berita: 
Farhan RRI Kebumen
Fotografer: 
Farhan RRI Kebumen

Pedagang di Pasar Bogor Sambut Baik PKH

Bogor (19 April 2018) – Sejumlah pedagang di Pasar Bogor menyambut baik Program Keluarga Harapan (PKH) agar dapat membantu kebutuhan dan modal usaha.
Salah satu pedagang nasi yang menerima PKH Dede Daryati (67) mengatakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat memberi pemasukan tambahan untuk kehidupan sehari-hari.

“Saya juga dapat beras dan minyak goreng jadi bisa untuk makan juga dengan anak,” katanya. Tidak hanya PKH, Dede juga menerima bantuan sosial lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Peran Humas Pemerintah Kian Strategis

Bogor (20 April 2018) - Dampak perkembangan dan kecepatan arus informasi melalui media online merupakan fenomena yang perlu disikapi secara positif, sehingga menjadikan peran humas pemerintah menjadi kian strategis.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Organisasi Hukum dan Humas Anna Puspasari saat membacakan sambutan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial pada pembukaan Bimbingan Teknis Petugas Kehumasan di Bogor (18/4).
 

Pendamping PKH Harus Fokus Kawal Kemandirian Penerima Bansos

Bandung (19 April2018) – Kementerian Sosial RI mewajibkan seluruh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bekerja keras dan fokus mewujudkan kemandirian penerima bantuan sosial (bansos) sehingga dalam jangka panjang mereka terentaskan dari kemiskinan. 
 
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat dalam acara pembukaan Bimbingan Pemantapan Sumber Daya Manusia (SDM) PKH di Bandung, Rabu malam (18/4). 
 

Mensos Tertegun Melihat Kecerdasan Anak PKH

Cibinong, Bogor (13 April 2018) - Menteri Sosial Idrus Marham tertegun terhadap anak dari keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) yang sangat paham dengan kebermanfaatan uang bantuan sosial PKH. "Ini ada anak PKH kok paham banget ya kegunaan uang PKH, malah ibu-ibunya yang biasa ambil bantuan malah tidak ada yang mau menjelaskan, luar biasa beri tepuk tangan buat adik kita ini," puji Idrus kepada Farita.