Tababan Bali, 12 April 2018 - Bertempat di Aula Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya Tabanan Bali tim dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) melaksanakan sosialisasi pemilihan kepala daerah kepada penyandang disabilitas netra.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada penyandang disabilitas netra bahwa pemilihan umum wajib diikuti oleh semua warga negara yang sudah berumur 17 tahun dan mempunyai identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Dalam sosialisasi tersebut, Gede Putu Weda Subawa perwakilan dari KPU Tabanan menyampaikan bahwa ada template khusus yang akan disediakan untuk para penyandang disabilitas khususnya disabilitas netra.

"Template ini adalah kertas dengan tulisan Braille yang memuat nama pasangan calon kepala daerah, nomer urut, serta lubang untuk mencoblos.

Dengan menggunakan metode template ini akan mempermudah teman teman penyandang disabilitas netra untuk mencoblos paslon kepala daerah sesuai pilihan hatinurani mereka tanpa ada ikut campur atau pengaruh dari pihak lain ujar Weda Subawa.

Bayu, salah satu penyandang disabilitas netra memperagakan cara untuk membaca Template tersebut didampingi oleh Weda Subawa. Nampak pada saat itu tidak ada kendala buat Bayu untuk membaca template tersebut.

"Saat penyandang disabilitas mencoblos, akan diantar oleh pendamping dari KPU ke bilik, kemudian pemilih mengambil template, setelah itu akan ditinggalkan oleh pendamping supaya teman-teman penyandang disabilitas netra bisa mencoblos paslon sesuai dengan pilihannya" sambungnya.

Pada saat pemilihan nanti akan ditempatkan satu (1) TPS di Aula PSBN Mahatmiya khusus untuk penyandang disabilitas netra ujar perwakilan KPU lebih lanjut.

Pendataan sementara bagi calon pemilih penyandang disabilitas netra sudah dilakukan oleh KPU Tabanan saat sosialisasi tersebut, namun data yang diperlukan belum lengkap. Pihak panti akan segera melengkapi data tersebut sehingga pada saat pemilihan berlangsung diharapkan sudah tidak ada kendala.

*Eka-

Penulis Berita: 
OHH Rehsos
Fotografer: 
Dok. PSBN Mahatmiya