Karangasem, 10 Januari 2017 - Kementerian Sosial telah menyerahkan santunan korban meninggal akibat erupsi Gunung Agung sebesar 345 juta kepada masing-masing ahli waris pada akhir tahun 2017. "Sebanyak 23 orang meninggal di pengungsian akibat erupsi Gunung Agung ", ujar Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Margowiyono.

"Masing-masing ahli waris telah mendapatkan santunan sebesar 15 juta", tambah Margo saat meninjau gudang logistik di Karangasem.

Sesuai dengan pembagian klaster, Kementerian Sosial bertugas untuk memberikan logistik bagi para pengungsi korban bencana alam.

Margo bersama Tim Inspektorat Jenderal yang dipimpin oleh Inspektur Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Budiana, meninjau gudang logistik di Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. "Kami ingin memastikan bahwa persediaan logistik untuk pengungsi akibat erupsi gunung agung cukup" ujar Budiana.

Budiana menekankan agar keluar masuk barang dirapihkan agar tidak tercampur dengan barang bantuan dari masyarakat. “Kalau tempatnya terbatas, mungkin dari sisi pencatatan pencatatan agar lebih rapi” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kabupaten Karangasem Ni Ketut Putu Puspakumari menyampaikan bahwa sampai hari ini (10/1) masih sekitar 54.000 pengungsi zona awas yang masih bermukim di posko pengungsian. (Humas/Lijamsos)

Penulis Berita: 
Endah
Fotografer: 
Ahmad Sugito