Koordinasi Akhir Pendamping Sosial Profesional Komunitas Adat Terpencil (KAT). Dirjen Pemberdayaan sosial, Bpk hartono laras  resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada pendamping sosial Profesional KAT di Jakarta. Selain memberikan Arahannya juga mengapresiasi tugas dan tanggung jawab sebagai petugas pendampingan yang profesional dengan diberikan setifikat. Orchard Gunung Sahari Jakarta (4-7).

Selama kurang lebih 1 tahun mendampingi Komunitas Adat, 19 orang Pendamping Profesional diminta untuk melaporan kegiatan yang telah dilaksanakan serta sejauh mana capaian hasil yang telah dicapai dalam pendampingan kepada warga KAT dilokasi, dan upaya tindak lanjut yang harus dilakukan baik oleh Pusat, Daerah maupun warga KAT itu sendiri untuk terciptanya KAT yang mandiri dan sejahtera.

Dengan adanya Pendamping Sosial Profesional dalam arahannya Dirjen Pemberdayaan Sosial berharap dapat membangun dan memperkuat jaringan atau hubungan antara komunitas setempat serta kebijakan-kebijakan pembangunan yang lebih luas agar pelaksanaan Pemberdayaan KAT dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.

Dalam hal ini, Direktur Pemberdayaan KAT Harapan Lumban Gaol juga melaporkan bahwa Tujuan Kegiatan ini adalah:

  1. Terlaksananya koordinasi dan pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan pendampingan bagi KAT dilokasi oleh pendamping sosial KAT profesional.
  2. Tersusunnya rencana upaya tindak lanjut Pemberdayaan KAT di lokasi.
  3. Terwujudnya KAT yang siap dan mandiri dalam menghadapi purna bina program pemberdayaan komunitas adat terpencil.

 

 

Penulis Berita: 
jeni
Fotografer: 
jeni