Kehadiran program day care di desa Baruga dan Konda telah membawa perubahan terhadap persepsi dan perlakuan orang terhadap sampah.

Selama ini wadah atau kemasan bekas makanan dan minuman, seperti botol air mineral, kemasan kopi instant, kertas bekas, dibuang begitu saja atau dibakar. Tapi dengan adanya program day care bagi Lanjut Usia sampah sampah tersebut justru dapat disulap menjadi kerajian tangan yang menarik.

"Tidak ada lagi sampah yang dibakar atau dibuang, karena sampah itu bisa dibuat anyaman atau dirangkai menjadi tas, bunga, kotak pensil dan sebagainya" ungkap nenek siti asri dari desa Konda.

"Awalnya bimbingan keterampilan ini hanya bertujuan untuk mengisi waktu luang lansia, dan untuk melatih psikomotorik halus Dan kognitif mereka. Tapi karena digemari dan mereka serius mempelajarinya akhirnya dapat memberikan keuntungan ekonomi" bagi Lanjut Usia dan masyarakat sekitarnya.

Keterampilan dari barang bekas ini tidak terlalu sulit mengerjakannya, bisa dilakukan dengan santai, cocoklah untuk para lansia sambil mengisi waktu luang sekaligus sebagai hiburan karna bisa berkumpul dengan para lansia.

Bahan bakunya juga mudah didapat dan murah. Jika dulu pembungkus kopi terbuang begitu saja dan berserakan tapi sekarang sangat bermanfaat dan banyak dicari. Dua bulan belajar keterampilan di day care, sudah dapat membuat tas dari bungkus kopi, dan untuk satu dihargai 40-50ribu.

Jadi selain untuk mengisi waktu luang dan sebagai hiburan lansia juga efektif mengurangi sampah serta menghasilkan uang. Itulah manfaat yang di rasakan lanjut usia yang mengikuti program day care ini.

Penulis Berita: 
OHH Rehsos
Fotografer: 
Dok. PSTW Minaula Kd