Kunker Mensos di Makassar (2): Diperlukan Strategi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Mensos: Pandu Gempita Sukses Sejahterakan Rakyat

Percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia, tidak lepas dari kebijakan pembangunan yang tidak semata mengejar pertumbuhan. Tetapi secara integratif dan komprehensif mendorong terwujudnya kesejahteraan bangsa.
 
“Upaya percepatan penanggulangan kemiskinan sesuai amanat Undang Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri  dalam Rapat Koordinasi Pengembangan SDM dan Pembangunan Kesos III Tahun 2014 di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/4/2014).    
 

Kunker Mensos di Makassar (1): Terdapat 42 Titik Rawan Konflik Sosial di Indonesia Mensos Gandeng BEM Atasi Potensi Konflik Sosial

Indonesia dikaruniai masyarakat yang majemuk dalam banyak hal, seperti suku, bahasa, agama dan budaya. Untuk menjaga kemajemukan tersebut dibutuhkan keserasian sosial di tengah masyarakat.
 
“Indonesia dikaruniai oleh Tuhan sebagai bangsa yang majemuk. Di satu sisi mejadi potensi untuk kemajuan dan di sisi lain adalah ancaman disintegrasi, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam kunjungan kerja di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Gau Mabaji, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (14/4/2014).
 

Bakohumas: Kesiapan Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dalam Menyongsong ASEAN Economic Community 2015

Oleh: Sudarno/Karlina Irsalyana

Kesiapan Batam sebagai Free Trade Zone (FTZ)

Badan Pengusahaan (BP) Batam kali ini menjadi tuan rumah forum komunikasi Bakohumas tingkat pusat yang diselenggarakan pada hari ini, Kamis, 3 April 2014 di Hotel Red Top, Jakarta. BP Batam baru pertama kali ini menjadi tuan rumah forum komunikasi Bakohumas, selama ini BP Batam ikut aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Perhumas saja. Semua Kementerian/Lembaga terkait yang menjadi anggota Bakohumas turut hadir dalam pertemuan ini. Kementerian Sosial sebagai salah satu anggota Bakohumas, juga turut berpartisipasi dalam acara ini.

Mensos: Tumbuhkan Saling Percaya, Komunikasi dan Kohesivitas

Sejahtera Terukur Dengan Tercukupi Sandang, Pangan dan Rasa Aman

Pola hubungan masyarakat membawa perubahan sosial. Dimana globalisasi menggerus nilai-nilai kearifan lokal, sehingga diperlukan upaya yang serius untuk mengatasinya.
 
Terbukti, berbagai konflik sosial yang terjadi di di Indoensia sebagian besar disebabkan memudarnya nilai-naiai kearifan lokal dalam tiga pilar utama. Tiga pilar utama tersebut adalah saling percaya antarwarga, komunikasi, serta kohesivitas sosial.
 
“Untuk menjaga keserasian sosial dan mencegah konflik di masyarakat, tiga pilar utama harus dipupuk, ditumbuhkan serta diperkuat, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam kunjungan kerja di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/3/2014).

Halaman